Artikel ini oleh Gillian Andrito (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa)
Pemanfaatan teknologi digital kini menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan usaha, terutama bagi UMKM binaan PT PLN (Persero) yang dituntut untuk tidak hanya sekedar hadir di media sosial, tetapi juga mampu menciptakan promosi yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan pasar. Melalui berbagai pelatihan dan pendampingan, Rumah BUMN Sumbawa mendorong pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam mendukung aktivitas pemasaran digital. Pemanfaatan AI tidak hanya digunakan untuk mempermudah proses pembuatan konten promosi, tetapi juga menjadi strategi dalam memperkuat branding usaha agar lebih dikenal masyarakat luas serta mampu bersaing di era digital yang semakin kompetitif.
Menurut Philip Kotler (seorang ahli pemasaran modern dalam buku Marketing Management), pemasaran merupakan proses sosial dan strategis yang dilakukan individu maupun kelompok untuk memenuhi kebutuhan melalui penciptaan dan pertukaran nilai. Dalam era digital saat ini, proses pemasaran tidak lagi hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan efektif. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan waktu, biaya promosi yang tinggi, hingga kesulitan dalam membuat konten pemasaran yang menarik dan profesional.
Melihat kondisi tersebut, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) mulai menjadi salah satu solusi inovatif yang dapat membantu UMKM dalam meningkatkan kualitas promosi produk secara lebih praktis dan efisien. Melalui kegiatan Focus Group Coaching yang dilaksanakan secara berkala oleh Rumah BUMN Sumbawa, menekankan perlunya pemanfaatan AI untuk promosi produk UMKM, peserta diperkenalkan pada berbagai teknologi berbasis AI seperti ChatGPT dan Image Generation (AI) yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pemasaran digital.
Apa Itu Artificial Intelligence (AI)?
Artificial intelligence menurut John McCarthy (seorang ilmuwan komputer sekaligus pelopor Artificial Intelligence), adalah ilmu dan teknik dalam menciptakan mesin cerdas yang mampu menjalankan tugas seperti manusia. Konsep ini menjadi dasar berkembangnya berbagai teknologi AI yang saat ini banyak dimanfaatkan dalam dunia bisnis dan pemasaran digital.
Dalam konteks pemasaran UMKM, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk membuat caption media sosial, deskripsi produk marketplace, pesan promosi, hingga menghasilkan visual produk yang lebih profesional. Kehadiran teknologi ini memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam menciptakan konten promosi tanpa harus memiliki kemampuan desain maupun copywriting secara mendalam.

Pemanfaatan ChatGPT untuk Promosi Produk
Promosi produk melalui chatgpt Menurut David Meerman Scott (seorang ahli digital marketing dan public relations dalam buku The New Rules of Marketing and PR), pemasaran digital yang efektif adalah pemasaran yang mampu membangun komunikasi langsung dan relevan dengan audiens. Oleh karena itu, penggunaan AI dalam pembuatan konten promosi dapat membantu UMKM menghasilkan komunikasi pemasaran yang lebih menarik dan sesuai dengan target pasar.
Salah satu tools AI yang diperkenalkan dalam FGC adalah ChatGPT. Platform ini mampu membantu UMKM dalam menyusun berbagai kebutuhan promosi digital dengan lebih cepat dan efektif. Melalui instruksi atau prompt yang jelas, UMKM dapat menghasilkan caption Instagram, teks promosi WhatsApp, ide konten media sosial, hingga deskripsi produk yang lebih menarik dan komunikatif. Selain membantu meningkatkan kualitas komunikasi pemasaran, penggunaan AI juga dinilai mampu mempercepat proses produksi konten sehingga pelaku UMKM dapat lebih fokus pada pengembangan usaha mereka.
Image Generation (AI) untuk Visual Produk
AI image generation Menurut Seth Godin (seorang ahli branding dan pemasaran modern dalam buku This is Marketing), visual dan cerita yang kuat memiliki peran penting dalam membangun perhatian konsumen terhadap suatu produk. Oleh karena itu, penggunaan AI untuk menciptakan visual promosi dapat menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat branding UMKM di era digital.
Selain pembuatan teks promosi, pemanfaatan AI juga berkembang dalam bidang visual melalui teknologi AI Image Generation. Teknologi ini memungkinkan pengguna menghasilkan gambar atau foto produk hanya melalui deskripsi teks yang detail. Dengan bantuan AI, pelaku UMKM dapat membuat visual promosi yang lebih menarik tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk fotografi profesional maupun desain grafis. Hasil visual yang lebih estetik dan berkualitas tentu dapat meningkatkan daya tarik produk di media sosial maupun marketplace digital.
Pentingnya Prompt yang Detail dan Jelas
Prompt yang details dan jelas menurut Paul Roetzer (seorang ahli Marketing Artificial Intelligence dalam buku Marketing Artificial Intelligence), atau kualitas instruksi yang diberikan pengguna akan mempengaruhi kualitas hasil Artificial Intelligence itu sendiri. Semakin jelas dan spesifik instruksi yang diberikan, maka semakin relevan pula hasil yang dihasilkan oleh AI.
Dalam pelaksanaannya, peserta FGC juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyusun prompt yang spesifik dan detail agar hasil yang diberikan AI lebih relevan dengan kebutuhan usaha. Informasi seperti nama produk, target pasar, konsep visual, gaya bahasa, hingga suasana promosi menjadi faktor penting dalam menghasilkan konten yang sesuai dengan identitas brand. Selain itu, peserta juga diingatkan bahwa penggunaan AI tetap perlu disertai proses evaluasi dan sentuhan kreatif dari pelaku usaha agar hasil promosi tetap autentik dan memiliki nilai personal.

Manfaat AI bagi UMKM
Pemanfaatan AI menurut Al Ries (seorang ahli branding dan strategi pemasaran dalam buku The 22 Immutable Laws of Branding), konsistensi dalam komunikasi dan branding menjadi salah satu faktor penting dalam membangun citra usaha di mata konsumen. Dalam era digital, konsistensi tersebut dapat didukung melalui pemanfaatan teknologi yang membantu pelaku usaha menghasilkan konten secara lebih terarah dan berkelanjutan. Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam promosi digital memberikan berbagai manfaat bagi UMKM, antara lain:
- Meningkatkan Efisiensi Waktu: AI membantu UMKM membuat konten promosi dalam waktu singkat sehingga proses pemasaran menjadi lebih efektif.
- Mengurangi Biaya Produksi Konten: UMKM tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk jasa copywriting, desain, maupun fotografi profesional.
- Membantu Konsistensi Branding: Konten yang dibuat secara rutin dan terarah dapat membantu memperkuat identitas usaha di media sosial.
- Meningkatkan Kualitas Promosi Digital: AI mampu menghasilkan teks dan visual promosi yang lebih menarik sehingga dapat meningkatkan minat konsumen.
- Mempermudah UMKM Beradaptasi dengan Teknologi: Kehadiran AI memberikan peluang bagi UMKM untuk lebih siap menghadapi perkembangan pemasaran digital modern.
Kesimpulan
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam promosi digital menjadi salah satu langkah inovatif yang dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas pemasaran usaha di era digital. Melalui penggunaan tools seperti ChatGPT dan AI Image Generation, pelaku usaha dapat membuat caption media sosial, deskripsi produk, pesan promosi, hingga visual produk secara lebih cepat, menarik, dan profesional. Selain membantu menghemat waktu dan biaya produksi konten, penggunaan AI juga mempermudah UMKM dalam menjaga konsistensi branding serta menciptakan konten yang lebih relevan dengan kebutuhan audiens. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat dan didukung kemampuan menyusun prompt secara jelas dan detail, AI dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam memperkuat branding, meningkatkan engagement, serta memperluas jangkauan pemasaran digital UMKM di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.
Daftar Referensi
- Philip Kotler & Keller, Kevin Lane. Marketing Management. Pearson Education, 2016.
- John McCarthy. “What is Artificial Intelligence?”. Stanford University, 2007.
- David Meerman Scott. The New Rules of Marketing and PR. Wiley, 2020.
- Seth Godin. This is Marketing: You Can’t Be Seen Until You Learn to See. Portfolio, 2018.
- Paul Roetzer. Marketing Artificial Intelligence. Matt Holt Books, 2022.
- Al Ries & Laura Ries. The 22 Immutable Laws of Branding. HarperBusiness, 2002.





