Rumah BUMN Sumbawa

Perkuat Identitas Visual dan Strategi Digital, PT PLN (Persero) UIW NTB Bekali UMKM Binaan dengan Materi Content Plan Instagram

Content Plan Instagram

Sumbawa, 24 April 2026 – Di tengah persaingan pasar digital yang semakin ketat, UMKM binaan PLN dituntut untuk tidak hanya sekedar hadir di media sosial, tetapi juga mampu membangun hubungan yang bermakna dengan pelanggan melalui konten yang terencana. Focus Group Coaching (FGC) 2 tahun 2026 kembali dihadirkan PT PLN (Persero) UIW NTB melalui Rumah BUMN Sumbawa dengan coaching bertajuk “Menyusun Content Plan Instagram untuk Branding Produk UMKM” dengan Ibu Mila Hidayatullah, S.IP., M.M sebagai pemateri.

Sebagai praktisi Content yang telah lama membangun brand perusahaannya, Ibu Mila Hidayatullah menjelaskan bahwa Content Plan dapat membantu UMKM dalam proses merencanakan ide dan menentukan jadwal publish agar konten yang dihasilkan lebih terarah serta konsisten. Tanpa perencanaan yang matang, konten UMKM cenderung menjadi tidak menarik, tidak konsisten, dan gagal menghasilkan penjualan. Sebaliknya, dengan perencanaan yang baik, branding akan menjadi lebih kuat dan eksekusi konten menjadi jauh lebih mudah. Poin-poin penting yang beliau paparkan terkait pentingnya menyusun Content Plan ini adalah sebagai berikut : 

1) Meningkatkan Brand Awareness: melalui perencanaan konten yang konsisten, UMKM dapat memperkenalkan produk dan nilai-nilai bisnisnya secara lebih luas, sehingga merek tidak hanya sekadar eksis tetapi juga dikenal dan diingat oleh calon konsumen sebagai solusi atas kebutuhan mereka.

2) Meningkatkan Engagement: penerapan strategi konten yang variatif bertujuan untuk membangun interaksi dua arah yang aktif, sehingga tercipta kedekatan emosional antara pelaku usaha dengan audiens melalui diskusi, tanggapan, dan partisipasi di media sosial.

3) Membentuk Identitas Brand: penyusunan pilar konten yang terarah membantu UMKM menciptakan ciri khas yang unik dan karakter yang kuat, yang berfungsi sebagai pembeda utama sehingga produk lebih mudah dikenali di tengah ketatnya persaingan pasar digital.

4) Menarik Calon Pembeli: dengan menggunakan formula konten yang seimbang (80% nilai manfaat dan 20% promosi), UMKM dapat mengonversi audiens yang awalnya hanya melihat menjadi pelanggan setia, serta meyakinkan mereka melalui narasi produk yang kuat dan kredibel.

Selain itu, Ibu Mila juga membekali UMKM dengan Formula Konten (80:20), di mana 80% konten berfokus pada pemberian nilai (value) dan manfaat emosional kepada audiens, sementara 20% sisanya digunakan untuk kegiatan berjualan langsung (selling). Peserta juga diajarkan cara menentukan target audiens berdasarkan usia, gender, lokasi, hingga masalah yang mereka hadapi.

Kegiatan yang berlangsung di sore hari sejak pukul 15.30 hingga 18.00 WITA, dikemas dengan praktik langsung oleh setiap peserta dan diberi hadiah token listrik bagi 2 UMKM dengan content plan terbaik. Seluruh sesi berjalan dengan lancar dan seru karena interaksi antara pemateri dan peserta sangat intens sehingga memecah jarak keengganan untuk bertanya dan berdiskusi satu sama lain. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan peserta dalam waktu singkat.

Salah satu peserta UMKM yang bernama Andika Owner SUKA RAZA, mengaku bahwa pelatihan ini menjadi titik balik bagi digital marketing usahanya. ‘Jujur, Instagram saya selama ini kurang terurus. Materi content plan ini sangat membantu saya dalam menyusun strategi agar postingan lebih teratur dan visualnya lebih memikat. Saya ingin SUKA RAZA tidak hanya sekadar berjualan, tapi benar-benar memiliki koneksi yang kuat dan dikenal luas oleh masyarakat melalui konten yang kreatif dan interaktif, ungkapnya.